Siswa kelas XI SMK IT Darul Amal mengikuti simulasi ANBK 2025Siswa kelas XI SMK IT Darul Amal mengikuti simulasi ANBK 2025

SMK Islam Terpadu Darul Amal – Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (Simulasi ANBK 2025) di SMK Islam Terpadu Darul Amal berlangsung selama dua hari, Rabu dan Kamis (30–31 Juli 2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XI dan menjadi bagian dari persiapan menghadapi pelaksanaan ANBK utama. Secara umum, simulasi berjalan lancar meskipun sempat terkendala koneksi internet yang tidak stabil.

Pelaksanaan ANBK 2025 ini merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk memetakan mutu pendidikan di satuan pendidikan. Melalui tiga instrumen utama — literasi membaca, numerasi, dan survei karakter — ANBK bertujuan memberikan gambaran menyeluruh tentang proses dan hasil pembelajaran siswa di seluruh Indonesia.

Proktor dan pengawas memantau jalannya Simulasi ANBK 2025 di ruang lab komputer

Proktor dan pengawas memantau jalannya Simulasi ANBK 2025 di ruang lab komputer


Persiapan Serius Melalui Simulasi

Simulasi ANBK 2025 di SMK Islam Terpadu Darul Amal dilaksanakan dalam dua sesi setiap hari. Seluruh peserta hadir tepat waktu dan mengikuti simulasi dengan tertib di bawah bimbingan proktor dan pengawas yang telah ditunjuk. Meskipun sempat mengalami gangguan teknis berupa koneksi internet yang menurun, pelaksanaan simulasi tetap bisa diselesaikan dengan baik oleh seluruh peserta.

Menurut panitia, simulasi ini tidak hanya melatih teknis penggunaan aplikasi ANBK, tetapi juga membiasakan siswa dengan suasana dan alur asesmen yang akan dihadapi nantinya.


Kesan Siswa dan Pengawas

Pengawas simulasi ANBK memberikan kesan positif terhadap pelaksanaan Simulasi ANBK 2025. Ike Wulandari, S.Pd, menyatakan bahwa proses login lebih cepat dibanding tahun sebelumnya.

“Dibandingkan tahun lalu, sekarang lebih cepat untuk login. Walau sempat terganggu internet, prosesnya tetap bisa diikuti dengan baik,” ujar Ibu Ike Wulandari, S.Pd.

Sementara itu, Siti Hafsoh mengaku merasa lebih semangat, meskipun harus bersabar menghadapi koneksi internet yang sempat lambat.

“Saya merasa lebih antusias mengikuti simulasi. Tapi karena internet sempat lambat, pengerjaan soal jadi butuh waktu lebih lama,” katanya.


Evaluasi & Harapan Sekolah untuk ANBK Utama

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah bekerja sama dengan baik selama dua hari pelaksanaan simulasi. Kepala sekolah berharap hasil dari Simulasi ANBK 2025 ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan persiapan menjelang ANBK utama.

Selain dari sisi teknis, simulasi ini juga diharapkan mampu membentuk kesiapan mental siswa agar lebih percaya diri saat menghadapi asesmen sesungguhnya.


Simulasi ANBK 2025 di SMK Islam Terpadu Darul Amal menjadi langkah strategis dalam menyambut asesmen nasional yang sesungguhnya. Dengan dukungan semua pihak, sekolah optimis pelaksanaan ANBK utama akan berjalan lebih maksimal dan memberikan hasil yang membanggakan.


Ditulis oleh: Dwi Widiasih, S.Pd.